Cara AVA Membaca Nama Dokumen
AVA menggunakan dua metode untuk membaca nama dari paspor: machine-readable zone (MRZ) di bagian bawah dan visual scan pada teks tercetak. Untuk sebagian besar paspor, MRZ lebih diutamakan. Untuk negara tertentu, visual scan diprioritaskan karena MRZ negara tersebut tidak memisahkan nama depan dan nama belakang dengan andal.
Panduan ini membantu Anda memahami mengapa nama yang diekstrak terkadang terlihat berbeda dari yang diharapkan tamu, bagaimana tamu dengan satu nama ditangani, dan apa yang menentukan sumber nama AVA.
Referensi Cepat
| Situasi | Yang Dilakukan AVA | Yang Anda Lihat |
|---|---|---|
| Paspor standar dengan MRZ yang jelas | Menggunakan nama dari MRZ | Nama cocok dengan machine-readable zone |
| Paspor dari Malaysia, Myanmar, Indonesia, atau Singapura | Menggunakan nama visual (nama tercetak) | Nama cocok dengan teks tercetak di atas MRZ |
| Tamu hanya memiliki satu nama (mononym) | Menyimpan satu nama dan menggandakannya untuk PMS | First name dan last name menampilkan nilai yang sama |
| Nama menikah atau alias pada Singapore IC | Memeriksa nama lahir dan alias terhadap reservasi | Nama utama (nama lahir) disimpan meskipun alias yang cocok |
| Paspor Prancis dengan nama pasangan | Memisahkan nama keluarga lahir dari nama keluarga menikah | Nama keluarga lahir disimpan sebagai last name; nama keluarga menikah tersedia untuk pencocokan |
| MRZ buram, terpotong, atau memiliki kesalahan | Beralih ke visual scan | Nama diambil dari teks tercetak |
Saat Document Name Overwrite aktif, AVA menyalin nama dokumen yang cocok ke data tamu selama alur dokumen yang didukung. Saat fitur ini nonaktif, AVA mempertahankan nama tamu dari reservasi atau PMS.
Cara Kerjanya
Dari Mana Nama Berasal
AVA membaca nama dari dua sumber pada setiap dokumen, lalu memilih sumber yang lebih andal.
1. Machine-Readable Zone (MRZ)
MRZ adalah blok huruf kapital di bagian bawah paspor. Blok ini berisi data nama terstruktur yang dipisahkan oleh penanda <<.
Saat AVA mempercayai MRZ:
- Paspor menggunakan format MRZ dua baris standar
- AVA menormalkan sedikit perbedaan panjang baris pada MRZ paspor dua baris
- Check digits lolos validasi
- Bagian first name dan last name tersedia
- Negara tersebut tidak menggunakan format nama satu bidang
Saat AVA tidak mempercayai MRZ:
- Check digits gagal (karakter terbaca keliru)
- MRZ hilang, buram, atau tidak lengkap
- Hanya ada satu bagian nama (tidak ada pemisah
<<antara surname dan given names)
Setiap baris MRZ menyertakan angka verifikasi kecil. Jika angka tersebut tidak cocok dengan datanya, berarti kamera salah membaca karakter. AVA menolak seluruh MRZ dan meminta tamu mengambil foto ulang.
AVA juga merapikan sedikit perbedaan panjang baris pada MRZ paspor dua baris sebelum validasi. Ini membantu scan yang jelas tanpa perlu scan ulang.
2. Visual Scan (Teks Tercetak)
AVA juga membaca field nama yang tercetak pada dokumen — teks yang Anda lihat di atas foto dan MRZ. Ini menjadi fallback saat MRZ tidak andal, serta sumber utama untuk dokumen non-paspor seperti ID dan SIM.
Penanganan Nama Berdasarkan Negara
Beberapa negara menerbitkan paspor yang MRZ-nya tidak memisahkan nama depan dari nama belakang dengan andal. AVA mendeteksi hal ini dan beralih ke visual scan untuk memisahkan nama.
Negara yang Menggunakan Nama Visual
| Negara | Alasan | Yang Berubah |
|---|---|---|
| Malaysia | MRZ dapat menempatkan nama lengkap dalam satu field | AVA membaca field nama tercetak, bukan nama dari MRZ |
| Myanmar | Nama sering tidak memiliki family name, atau menggunakan satu field | AVA membaca nama tercetak dan mungkin mendeteksi mononym |
| Indonesia | Banyak warga memiliki satu nama (mononym) | AVA membaca nama tercetak; mungkin hanya menyimpan satu nama |
| Singapore | Format MRZ dapat ambigu untuk pola nama tertentu | AVA membaca field nama tercetak untuk pemisahan first/last |
Meskipun AVA membaca nama dari visual scan, AVA tetap menggunakan MRZ untuk document number, date of birth, expiry date, dan nationality. Hanya pemisahan nama yang beralih ke visual.
Semua Negara Lain
Untuk paspor dari negara yang tidak tercantum di atas, AVA menggunakan nama dari MRZ jika MRZ dapat dibaca dan lolos validasi check digits.
Cara Tamu dengan Satu Nama (Mononym) Ditangani
Beberapa tamu hanya memiliki satu nama legal — hal yang umum bagi warga Indonesia dan Myanmar. AVA menanganinya dalam dua langkah.
Langkah 1: Ekstraksi
Saat AVA mendeteksi paspor dengan:
- Tidak ada pemisah
<<di bagian nama MRZ, dan - Visual scan menunjukkan satu nama (tanpa spasi)
AVA menyimpan nama tersebut sebagai first name saja, dengan last name kosong.
Langkah 2: Sinkronisasi PMS
Sebagian besar property management system memerlukan first name dan last name. Sebelum mengirim data tamu ke PMS, AVA menggandakan satu nama ke kedua field.
| Yang Ditunjukkan Dokumen | Yang Disimpan AVA | Dikirim ke PMS |
|---|---|---|
| SUKARNO | First name: SUKARNO, Last name: (empty) | First name: SUKARNO, Last name: SUKARNO |
| (empty), SUHARTO | First name: (empty), Last name: SUHARTO | First name: SUHARTO, Last name: SUHARTO |
Ini mengikuti konvensi IATA Passenger Name Record (PNR) yang digunakan maskapai untuk penumpang dengan satu nama.
Penyelarasan Nama
Terkadang dokumen dan reservasi memiliki token nama yang sama, tetapi membaginya secara berbeda antara first name dan last name. Hal ini umum bagi tamu dari Malaysia, Indonesia, Myanmar, dan Singapore.
Contoh:
| Sumber | First Name | Last Name |
|---|---|---|
| Dokumen | AHMAD BIN IBRAHIM | (empty) |
| Reservasi | AHMAD | BIN IBRAHIM |
AVA mendeteksi bahwa kedua sisi berisi bagian nama yang sama. Setelah mengonfirmasi kecocokan, AVA mengadopsi pemisahan dari reservasi agar nama yang tersimpan selaras dengan catatan PMS Anda.
AVA tidak mengadopsi pemisahan reservasi ketika reservasi berisi nama tambahan yang tidak terkait dan berfungsi sebagai label pemesanan. Setiap token nama dalam reservasi harus muncul dalam nama dokumen yang diekstrak sebelum AVA mengubah pemisahannya.
Dalam hal tersebut, identitas yang diekstrak tetap menjadi sumber yang berwenang. Ini mencegah label grup atau perusahaan menggantikan nama tamu pada paspor.
Saat Document Name Overwrite diaktifkan, data tamu yang disimpan menggunakan nama yang telah dinormalisasi dengan aman. Event unggah dokumen tetap menyimpan nama mentah hasil ekstraksi dari provider untuk ditinjau staf.
Pencocokan Alias dan Nama Menikah
AVA memeriksa nama alternatif ketika nama utama pada dokumen tidak cocok dengan reservasi.
Kartu Identitas Singapore
Singapore IC dapat menampilkan dua baris nama:
- Birth name (utama) — misalnya, DASIMA BINTE MOHAMMAD
- Married name (alias) — misalnya, MRS DASIMA KAYA
AVA mencoba kedua nama terhadap reservasi. Jika alias cocok, check-in dilanjutkan — tetapi birth name disimpan sebagai nama tamu resmi.
Paspor Prancis
Paspor Prancis dapat menampilkan nama keluarga menikah di dalam satu baris — misalnya, "FREBOURG ép. GODIN". AVA memisahkannya menjadi:
- Primary last name: FREBOURG
- Alias last name: GODIN
Keduanya diperiksa terhadap nama reservasi.
Hal yang Memicu Permintaan Scan Ulang
AVA meminta tamu mengambil ulang foto paspor ketika:
- ❌ Check digits MRZ gagal (karakter terbaca keliru)
- ❌ Teks MRZ terlalu pendek atau tidak lengkap
- ❌ Backend tidak dapat menentukan nama yang andal dari kedua sumber
- ❌ Paspor berasal dari negara dengan satu field dan tidak ada nama visual yang tersedia
Permintaan scan ulang berarti AVA tidak dapat membaca dokumen dengan yakin. Tamu hanya perlu mengambil foto yang lebih jelas — biasanya dengan pencahayaan yang lebih baik dan seluruh MRZ terlihat.
Pemecahan Masalah
Nama tamu terlihat duplikat (first name dan last name sama)
Yang Anda lihat: First name dan last name tamu menampilkan nilai yang sama di PMS Anda.
Mengapa: Tamu memiliki satu nama legal (mononym). AVA menggandakannya untuk memenuhi persyaratan PMS.
Yang harus dilakukan: Tidak perlu tindakan. Ini adalah perilaku yang diharapkan untuk tamu dengan satu nama.
Pemisahan nama tamu terlihat berbeda dari paspornya
Yang Anda lihat: First name dan last name tertukar atau dikelompokkan secara berbeda dari yang terlihat di paspor.
Mengapa: Untuk paspor dari Malaysia, Myanmar, Indonesia, atau Singapore, AVA menggunakan visual scan yang dapat memisahkan nama secara berbeda dari MRZ.
Perbaikan:
- Bandingkan nama yang tersimpan dengan teks tercetak dan MRZ pada paspor fisik.
- Jika nama lengkapnya benar tetapi pemisahan first/last berbeda, hal ini memang diharapkan.
- Jika namanya jelas salah, minta tamu melakukan scan ulang dengan seluruh dokumen terlihat.
Tamu terus diminta melakukan scan ulang paspornya
Yang Anda lihat: Tamu mencoba lagi, tetapi AVA terus meminta foto baru.
Perbaikan:
- Minta tamu meletakkan paspor datar di permukaan gelap.
- Pastikan seluruh MRZ (dua baris paling bawah) terlihat dan fokus.
- Kurangi pantulan dan bayangan, serta jangan menutupi bagian mana pun dari dokumen dengan jari.
- Jika scan tetap gagal, selesaikan check-in di front desk.
Nama menikah cocok, tetapi nama yang disimpan berbeda
Yang Anda lihat: Check-in berhasil, tetapi nama yang disimpan adalah nama lahir, bukan nama menikah.
Mengapa: AVA selalu menyimpan nama utama (lahir/legal) dari dokumen, meskipun nama alias yang cocok dengan reservasi.
Yang harus dilakukan: Tidak perlu tindakan. Ini memang dirancang demikian untuk kepatuhan hukum.
Masih Mengalami Kendala?
Hubungi success@vouch-technologies.com jika:
- ❌ Scan paspor terus gagal untuk kewarganegaraan tertentu
- ❌ Ekstraksi nama menghasilkan hasil yang jelas salah setelah beberapa kali percobaan
- ❌ Anda memerlukan panduan tentang cara kerja penanganan nama untuk negara yang tidak tercantum di atas
Sebaiknya sertakan:
- Kewarganegaraan tamu dan jenis dokumen
- Screenshot nama yang diekstrak dibandingkan dengan dokumen fisik
- Pengaturan negara hotel Anda